Konveksi Tas Ransel di Jakarta

Ransel adalah sebuah wadah atau tempat yang dipakai di punggung seseorang dan dilindungi oleh dua tali yang memanjang vertikal melewati bahu, tetapi ada juga pengecualian, contohnya tas ransel yang dibuat untuk benda-benda ringan biasanya hanya membutuhkan 1 tali. Tas ransel digunakan si pemakai untuk memudahkannya dalam membawa bawaan yang dimau sesuai kebutuhan. Teknologi yang dipakai pun diformulasikan khusus sesuai kebutuhan si pemakai. Tas ransel biasanya lebih dipilih daripada tas tangan (clutch) untuk mengangkat benda berat, karena terbatasnya berat untuk mengangkat benda berat untuk waktu yang lama. Bayangkan jika memakai tas tangan (clutch) yang mengandalkan kemampuan tangan untuk menahan beban, pasti tidak akan sanggup dan akan terjadi timpang. Tas ransel yang besar dapat mengangkat beban berat hingga 10 kg, biasanya mengandalkan berat yang sebagian besar dari badan mereka, memakai kekuatan pinggul dan meninggalkan kekuatan bahu untuk menstabilkan muatan, dikarenakan pinggul lebih kuat dari bahu, dan menambah keseimbangan. A. Sejarah Pada zaman dahulu, tas ransel didefinisikan untuk membawa tangkapan dari pemburu-pemburu untuk memudahkan perjalanan. Jika buruan yang mereka tangkap semakin besar, pemburu akan membaginya, membungkusnya, lalu membawanya. Tasnya sendiri terbuat dari berbagai kulit binatang dan dijahit agar membuat satu wadah yang solid. B. Desain Ransel pada umumnya menjadi salah satu dari empat kategori: tanpa pinggiran, pinggiran eksternal, pinggiran internal, dan bodypack. Bingkai pak, jika ada, berfungsi untuk mendukung paket dan mendistribusikan berat isinya di seluruh tubuh lebih tepat dan terarah, dengan memindahkan sebagian besar pada pinggul dan kaki. Sebagian besar beban tidak tertuju pada bahu, mengurangi kemungkinan cedera dari tekanan tali bahu (banyak ransel dilengkapi semata-mata dengan tali bahu dapat memengaruhi sikap orang yang membawa lebih dari 14 kg (30 lbs)),...