Ini Dia Rahasia di Balik Mahalnya Tas Hermes

GAYA HIDUP

INILAH.COM,Jakarta – Tas Hermes, siapa yang tidak kenal tas keluaran brand tersebut? Seluruh fashionista sudah tentu ingin berburu untuk mendapatkannya. Mengapa?

Tak hanya membuat penampilan lebih menarik, menggunakan tas Hermes sering disebut-sebut sebagai simbol status seorang selebriti atau sosialita.

Tengok saja, mulai dari artis papan atas Indonesia, Krisdayanti dan Syahrini sampai tersangka kasus suap Deputi Gubernur Bank Indonesia, Nunun Nurbaetie tak segan-segan merogoh koceknya untuk mendapatkan sebuah tas kenamaan asal Prancis tersebut.

Birkin dan Kelly adalah dua model paling populer yang dimiliki oleh merk tas kenamaan asal Perancis, Hermes. Lantas, bagaimana riwayat tas yang sering dikoleksi oleh para fashionista tersebut?

Model Birkin diambil dari nama Jane Birkin, aktris kelahiran Inggris. Ia adalah seorang ikon mode yang menginspirasikan Hermes untuk membuat model tas yang menggunakan namanya. Akhirnya pada 1984 Hermes menciptakan model Birkin.

Dua model tersebut istimewa karena latar belakang penciptaannya. Kelly populer sejak tahun 1956 ketika model tersebut digunakan oleh aktris Amerika Grace Kelly untuk menutupi kehamilannya dari kejaran para wartawan.

Secara fisik baik Kelly maupun Birkin memiliki kemiripan, namun secara detail tetaplah berbeda. Model Kelly memiliki bentuk formal dengan gembok kecil sebagai pengait yang terbuat dari metal pada bagian depan tas

Model Birkin lebih kasual dibandingkan Kelly, sama-sama dilengkapi dengan gembok di bagian depan. Model ini memudahkan penggunanya ketika ingin memasukkan barang ke dalam tas karena terdapat bukaan pada bagian atas. Sedangkan pada model Kelly tidak terdapat bukaan atas.

Sejak terciptanya, tas Birkin menjadi tas mewah yang langka. Sebagai merek, Herms memang selalu berusaha mempertahankan citra produknya yang eksklusif dan bergengsi.

Perusahaan yang lahir tahun 1837 itu berupaya agar produknya tidak pasaran dan hanya bisa dimiliki oleh orang tertentu. Hasilnya, tas Herms bukan hanya sekadar produk fashion tapi juga simbol status.

Untuk harga, tas Birkin bisa berkisar mulai dari US$8 ribu hingga US$20 ribu. Harga tas ini tergantung dari bahan yang digunakan, hiasan yang menyertai, dan eksklusifitas tas tersebut.

Jika melihat film dokumenterHearts & Crafts (People That Make Herms), rumah mode pujaan banyak selebritas dunia itu memang tak mau memproduksi massal barang-barangnya.

Semua produknya dikerjakan dengan tangan secara khusus. Mulai dari memotong, menjahit, sampai penyelesaiannya dilakukan oleh orang yang ahli dengan sangat teliti. Jahitan khusus yang merupakan ciri khas Herms sejak awal menjadi salah satu faktor yang membuat tas Herms semakin berkualitas.

Satu buah tas Herms bisa memakan waktu produksi 24-36 jam. Karena dikerjakan dengan tangan satu-persatu, maka tak ada detail tas Herms yang bisa sangat serupa.

Cacat sedikit dalam produksi maka tas tersebut akan masuk ke dalam pembuangan dan dimusnahkan. Tas yang tak sesuai standar tak boleh dijual dan harus dihancurkan demi menjaga kualitas.

Beberapa tahun lalu, untuk memiliki sebuah tas Birkin tak semudah datang ke toko dan membayar. Seorang pembeli bisa masuk daftar tunggu sampai enam tahun demi mendapatkan tas Birkin idaman.

Namun kini Herms tak lagi memberlakukan sistem daftar tunggu. Jika stok tersedia, pembeli bisa langsung membawa pulang tas yang diinginkannya. Demi memenuhi permintaan yang tinggi, Herms telah merekrut seratusan pengrajin baru untuk memperkuat sekitar 2.000 pekerja yang sudah ada.

Tas Birkin menggunakan bahan utama kulit. Bermacam-macam kulit digunakan mulai dari sapi, domba, burung unta, ular, reptil dan buaya. Untuk kulit burung unta, Herms hanya menggunakan bagian bokong yang lebih lembut daripada bagian lainnya.

Untuk mempercantik penampilan, bagian gembok, kunci, dan bagian lain yang terbuat dari logam kemudian dilapisi emas atau palladium. Tak jarang, beberapa butir berlian juga digunakan untuk menambah kesan mewah.

Salah satu tas Herms termahal berhasil terjual seharga US$$203,150 atau kurang lebih Rp 1,8 miliar dalam sebuah lelang. Tas berwarna merah yang terbuat dari kulit buaya dan dilengkapi berlian tersebut, dibeli oleh seorang kolektor tas yang enggan mengungkapkan identitasnya. [mor]

Oleh : Dahlia Krisnamurti

Sumber: http://gayahidup.inilah.com/read/detail/1812116/ini-dia-rahasia-di-balik-mahalnya-tas-hermes

Pesan Tas Seminar hubungi Arip Mahmudi 0818-08148459 / WA 0813-15395206. Konveksi Tas termurah di Jakarta Timur.

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.